BPDPKS telah gelontorkan Rp 4, 5 triliun untuk program peremajaan sawit rakyat

Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

KONTAN. CO. ID –  JAKARTA . Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) mengatakan sejak tahun 2016 hingga 2020, BPDPKS sudah meneruskan sekitar Rp 4, 5 triliun untuk program peremajaan sawit rakyat (PSR).

Anggaran tersebut digunakan untuk mendanai peremajaan kelapa sawit seluas 172. 934 hektar dengan melibatkan sekitar 75. 993 pekebun swadaya dan plasma.

Menurut Direktur Pokok BPDPKS Eddy Abdurrachman, sejak tahun 2018, luasan lahan dan pekebun yang didanai dalam program PSR ini melonjak signifikan.

Bila dilihat pada 2018, jumlah lahan yang ikut dalam program PSR tersebut sebanyak 12. 541 ha dengan melibatkan 5. 654 pekebun, tatkala di 2019 ada 88. 331 ha dengan melibatkan 38. 618 pekebun dan hingga 31 Oktober 2020 realisasi PSR baru sekitar 67. 018 ha dengan membawabawa 28. 794 pekebun.

Baca Juga: Industri biodiesel dukung energi hijau untuk topang ekonomi di tengah pandemi

“Meski ada perbaikan, masih banyak PR buat mencapai target 180. 000 ha per tahun. Kami akan kerjakan pembenahan dan penyempurnaan sistem buat proses PSR dengan tetap akuntabel dan hati-hati, ” jelas Eddy dalam Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) 2020 New Normal yang diselenggarakan secara virtual, Rabu (2/12).

Menurut Eddy, untuk membenahi dan menyempurnakan sistem program PSR tersebut, BPDPKS pun melakukan berbagai situasi seperti  melibatkan pihak surveyor mandiri dalam untuk memacu pencapaian bahan PSR. Hal ini bekerja cocok dengan Direktorat Jenderal Perkebunan dan Dinas Perkebunan Daerah.

Lalu menyampaikan asistensi kepada pekebun swadaya di dalam mempersiapkan pemenuhan persyaratan pengajuan pendanaan PSR. Selanjutnya, memperkuat koordinasi di antara proses di level pemerintah  daerah dan pemerintah pusat, cantik untuk proses pengajuan permohonan dan proses monitoring kemajuan.

Kemudian, menyelenggarakan penyempurnaan terhadap aplikasi peremajaan sawit rakyat online secara terus menerus. “Ini untuk menyederhanakan proses pengajuan proses dan mendorong transparansi segenap rangkaian proses, ” kata Eddy.

Upaya berikutnya adalah mengoptimalkan karakter dari institusi finansial atau perbankan untuk mendukung kapasitas finansial dengan diperlukan untuk menyelesaikan proses peremajaan di lapangan.

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Pertolongan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang bernas dan bermanfaat.

Jadi ungkapan terimakasih atas perhatian Kamu, tersedia voucer gratis senilai infak yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.

–> Video Pilihan gong9deng –>
KELAPA SAWIT

gong9deng –>