Itu poin-poin penting pembatalan haji tarikh ini

Reporter: Markus Sumartomdjon | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN. CO. ID – JAKARTA. Kementerian Agama (Kemnag) menghapuskan pemberangkatan jemaah haji untuk tarikh 2020 ini atau 1441 Hijriyah. Pembatalan tersebut tertuang dalam Kesimpulan Menteri Agama Nomor 494 Tarikh 2020 tentang Pembatalan Keberangkatan Himpunan Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1441/2020 M.

Kemnag terdesak membatalkan penyelenggaraan haji pada tahun ini karena hingga tanggal 1 Juni 2020, pemerintah Arab Saudi belum membuka akses layanan penyelenggaraan ibadah haji. Lantaran Kemnag tidak memiliki waktu yang cukup untuk melaksanakan persiapaan, pelaksanaan, pembinaan, penyajian dan perlindungan bagi Jemaah haji dengan aman dan nyaman. “Jiwa jemaah haji juga teranca oleh pandemi corona yang melanda dekat seluruh negara di dunia termasuk Indonesia dan Arab Saudi, ” tulis aturan tersebut yang diteken oleh Menteri Agama Fachrul Razi tanggal 2 Juni 2020.

Baca Juga: Menteri Agama putuskan pembatalan haji tanpa persetujuan DPR

Salah satu poin penting dari keputusan tersebut adalah bahwa jemaah haji untuk tahun keberangkatan tahun 2020, secara otomatis tercatat menjadi jemaah haji di tarikh 2021.

  Nah, untuk menyelami poin penting dari keputusan tersebut, berikut rincian utamanya.

-Jemaah haji regular dan jemaah haji istimewa yang telah melunasi biaya kunjungan ibadah haji (Bipih) pada penyelenggaraan ibadah haji tahun ini menjadi jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1442 H/202 M.
– Setora pelunasan Bipih pada penyelenggaraan ibadah haji tahun ini akan disimpan dan dikelola secara terpisah oleh Badan Manajer Keuangan Haji (BPKH).
semrawut Nilai manfaat dari pengelolaan premi pelunasan Bipih diberikan penuh sebab BKH kepada jemaah haji dalam penyelenggaraan haji tahun 1442 H/2020 paling lambat 30 hari pra pemberangkatan haji kloter pertama pada tahun 2021.
– Kelompok haji bisa meminta kembali setoran pelunasan Bipih.
– Penghapusan petugas haji daerah di penyelenggaraan haji tahun ini dan Bipih bis dikembalikan. Kemudian Guberur dapat mengusulkan kembali nama petugas haji daerah untuk tahun depan.
– Pembimbing dari unsur klan bimbingan ibadah haji dan umrah (KBIHU) dipenyelenggaraan haji tahun tersebut juga batal dan Bipih serupa dikembalikan. Lantas, KBIHU dapat menganjurkan kembali pembimbing pada penyelenggaraan haji tahun depan.
– Semua paspor jemaah haji, petugas haji daerah, dan pembimbing dari bagian KBIHU di penyelenggaraan haji tahun ini dikembalikan kepada pemilik masing-masing.

 

DONASI, Mampu Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menampilkan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang mampu digunakan berbelanja di KONTAN Store.

–> Video Pilihan gong14deng –>
HAJI

gong14deng –>