Pemerintah larang mudik Lebaran 2021, ini kata KAI

KONTAN. CO. ID –   JAKARTA . PT Kereta Api Indonesia (KAI) turut menanggung kebijakan pemerintah yang melarang mudik Lebaran 2021 untuk seluruh masyarakat Indonesia.  

“KAI mendukung lengkap seluruh kebijakan pemerintah di dalam hal penanganan Covid-19 serta pemulihan ekonomi nasional. KAI tentu mematuhi kebijakan negeri terkait aturan mudik Lebaran tahun ini, ” kata VP Public Relations KAI Joni Martinus, Sabtu (27/3).  

Dia menjelaskan, hingga masa ini pihaknya belum mengambil penjualan tiket mudik Lebaran. KAI pun masih menduduki kebijakan selanjutnya terkait operasional kereta selama masa libur Lebaran.  

“Perihal operasional perjalanan kereta elektrik pada momen tersebut, KAI masih menunggu Surat Edaran dari Satgas Covid-19 serta Kementerian Perhubungan. Sejauh itu, KAI belum melayani penjualan tiket Angkutan Lebaran 2021, ” tuturnya.  

Joni menambahkan, KAI akan terus melakukan koordinasi dengan semua pihak terkait. Negeri pusat resmi mengeluarkan kekangan mudik Lebaran 2021 bagi seluruh masyarakat Indonesia.  

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pendirian Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy berdasarkan hasil rapat tingkat menteri, Jumat (26/3).  

“Larangan mudik akan berangkat pada 6-17 Mei 2021. Sebelum dan sesudah waktu tersebut, diimbau kepada bangsa untuk tidak melakukan pergerakan atau kegiatan-kegiatan ke sungguh daerah, kecuali betul-betul pada keadaan mendesak dan menetapkan, ” kata Muhadjir dalam konferensi pers virtual selepas rapat.  

Baca Juga: Larangan mudik Lebaran bikin PO Bus bubar tutup rugi tahun lulus

“Berlaku untuk seluruh ASN, TNI, Polri, BUMN, pekerja swasta maupun pekerja sendiri dan juga seluruh umum, ” sambungnya.  

Keputusan larangan mudik tersebut diambil lantaran angka penularan dan kematian akibat Covid-19 meningkat setelah beberapa kala libur panjang.  
Muhadjir menyebutkan, ada kegiatan-kegiatan yang diberikan kelonggaran semasa Mudik Lebaran salah satunya adalah angkutan barang. “Untuk angkutan barang akan diperlonggar, tidak ada pembatasan, ” kata dia.  

Dalam kesempatan yang pas, Dirjen Perhubungan Darat Departemen Perhubungan Budi Setyadi mengucapkan, perjalanan untuk kepentingan biro berpotensi diberikan kelonggaran semasa masa mudik Lebaran 2021.  

Namun, segenap kegiatan teknis selama Lebaran 2021 akan dikoordinasikan secara Satuan Tugas (Satgas) Pengerjaan Covid-19.  

“Jadi nanti dari masing-masing Ditjen di Kementerian Perhubungan mau mem- break down dengan memakai SE Satgas di masing-masing moda transportasi mengatur perkara teknis, ” pungkas Budi. ( Ira Nyanyian Natalia Sembiring )

Artikel ini sudah tayang di Kompas. com dengan judul “PT KAI Dukung Larangan Mudik Lebaran 2021”.

gong2deng –>

Editor: Anna Suci Perwitasari