Terlihat di Singapura dan Malaysia, virus corona bermutasi 10 kali lebih menular

Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S. S. Kurniawan

KONTAN. CO. ID –  SINGAPURA. Mutasi virus corona perdana yang 10 kali lebih menular baru-baru ini terdeteksi di Malaysia. Ternyata, jenis virus corona yang bermutasi menjadi sangat  menginfeksi  itu juga ditemukan di Singapura.

Paul Tambyah, konsultan senior di National University of Singapore dan Presiden International Society of Infectious Diseases yang berbasis di Amerika Konsorsium (AS), mengatakan kepada Reuters , mutasi D614G sejak virus corona juga telah terdeteksi di Singapura.

Bahkan, Dr Sebastian Maurer-Stroh, Wakil Direktur Eksekutif Penelitian Agency for Science, Technology and Research (A*STAR), Selasa (18/8), mengungkapkan, pergantian D614G telah terdeteksi sejak simpulan Februari lalu.

Menyuarakan Juga: Terdeteksi dalam Malaysia, virus corona bermutasi maka 10 kali lebih menular

Namun, dia menyebutkan, tindakan penahanan saat ini jadi “mencegah penyebaran skala besar” dibanding mutasi virus corona tersebut pada Singapura.

“Karena varian ini sudah beredar secara global, maka bisa ada di negara mana biar, dan setiap negara dengan perlindungan aktif telah melihatnya, terutama terpaut dengan kasus impor dari pelancong, ” kata Dr Maurer-Stroh kepada Channel News Asia.

Menurut dia, virus corona berevolusi secara alami melalaikan seleksi, dan kebanyakan mutasi tak berpengaruh. Mutasi lain mungkin tak menyebabkan gejala klinis yang lebih parah, tetapi membuat virus tersebut “lebih berhasil dibanding yang lain”.

Tidak berarti virus bakal menjadi lebih ganas  


–> Video Pilihan gong19deng –>
SINGAPURA

gong19deng –>